0
WARUNG INTERNET SEBAGAI SALAH SATU SARANA BELAJAR MENGAJAR
Posted by dunia rere
on
8:06 AM
in
Artikel Ku
Era globalisasi saat ini merupakan salah satu dampak perkembangan dalam
bidang Teknologi Informasi(TI). Perkembangan TI tidak dapat lepas dari
teknologi komputer . Hal ini ditunjukkan oleh pesatnya perkembangan
perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) serta
aplikasinya dalam berbagai bidang seperti pendidikan, dunia usaha dan
perkantoran dsb. Salah satu perkembangan teknologi komputer adalah
teknologi jaringan komputer dan internet. Teknologi ini mampu menyambungkan
hampir semua komputer yang ada di dunia sehingga bisa saling
berkomunikasi dan bertukar informasi. Bentuk informasi yang dapat ditukar dapat
berupa data teks, gambar,gambar bergerak dan suara.
Dengan adanya internet ini dunia menjadi terasa tanpa batas ruang dan
waktu. Dengan adanya internet ini segala bentuk informasi menjadi semakin
terbuka. Apa yang baru saja terjadi di berbagai belahan dunia dapat
diketahui dengan cepat di belahan dunia yang lain. Kecanggihan teknologi sudah
tersedia, dimana melalui teknologi internet kita dapat memperoleh segala macam
informasi dan komunikasi mulai dari informasi pendidikan, politik, ekonomi, bahan riset, iklan, gaya hidup, belanja, hiburan dsb yang menyangkut
seluruh aspek kehidupan yang terjadi dan ada di seluruh belahan dunia.
Ketersediaaan pusat informasi yang dapat diakses dimanapun dan kapanpun serta
berisi tentang apapun yang kita ingin ketahui dan Internet juga
memungkinkan terbentuknya jaringan komunikasi multimedia yang begitu luas ke
seluruh dunia, alangkah sayang jika tidak termanfaatkan/tidak mampu
memanfaatkannya.
Dalam membangun SDM dunia pendidikan dituntut untuk mampu mengikuti (Up
date) perkembangan aplikasi IPTEK didunia Industri agar lulusannya memiliki
kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Dari fakta tersebut
salah satu cara untuk mampu mengikuti perkembangan IPTEK yang cepat adalah
selalu aksese informasi yang up to date dan semua itu dapat di dapat
melalui internet.
Di
era informasi ini provider provider sudah ada hampir disetiap kota sehingga
akses internet menjadi semakin murah dan terjangkau didukung maraknya bisnis
warnet yang hampir disetiap sudut bisa kita jumpai. Oleh karena itu kemampuan
mengakses internet sudah menjadi tuntutan kompetensi diera global.[1]
Berdasarkan
data statistik Indonesia, terlihat bahwa di Indonesia, terdapat 11,5 juta orang
yang melakukan akses internet atau 5,2% dari total penduduk Indonesia. Hal ini
memberikan gambaran kepada kita bahwa pertumbuhan pengguna internet di seluruh
Indonesia berkembang sangat pesat dan sudah menjadi suatu kebutuhan utama bagi
setiap orang.
Namun
berdasarkan statistik dunia, pada saat ini, Indonesia masih memiliki prosentasi
penduduk yang cukup rendah dalam penggunaan internet. Hal ini disebabkan karena
keterbatasan sumberdaya yang ada dan ketersediaan perangkat pendukungnya.
Terkhusus untuk
Negara-negara ASEAN, Indonesia masih berada dibawah Singapura, Philiphina, Malaysia,
dan Thailand. Hal ini di sebabkan karena Indonesia merupakan Negara yang
memiliki populasi penduduk terbesar dan merupakan Negara kepulauan serta
memiliki pendapatan perkapita yang masih rendah.[2]
Warung Internet
Warung Internet (disingkat: warnet) adalah salah satu jenis
wirausaha yang menyewakan jasa internet kepada khalayak umum. Warnet banyak
dimanfaatkan oleh mahasiswa, pelajar, profesional dan wisatawan asing.
Biaya akses internet umumnya dipatok per jam atau per menit ada
juga yang dipatok sekali main (biasanya di area bersinyal berbayar).[3]
Biaya akses internet di warnet terkesan relatif murah, sehingga khalayak
masyarakat bisa dengan mudah dan senang menggunakan jasanya tersebut.
Warnet Di Dunia
Di negara dunia ketiga, warnet adalah tempat kebanyakan orang
mengakses internet. Di negara-negara atau daerah-daerah maju yang akses
internetnya sudah ada pada hampir setiap rumah, warnet jarang didapatkan dan
mahal tarifnya. Di daerah perkotaan (urban) sebuah warnet memiliki nama-nama
umum panggilan lain seperti; Net Cafe, Cyber Cafe, atau Pusat Permainan
Dalam Jaringan dimana sambungan internetnya dikhususkan untuk melakukan permainan komputer dalam jaringan. Sementara
di daerah atau pinggir kota umumnya dikenal sebagai telecenter.
Di beberapa negara yang banyak mengandalkan sensor seperti RRC dan
Singapura warnet-warnet dikontrol. Tetapi di negara-negara lain malahan diberi
bilik-bilik pribadi supaya bisa mengakses pornografi tanpa dibatasi. Di Los
Angeles, Amerika Serikat, warnet juga diawasi karena menarik geng-geng jalanan.
Penyebaran Warnet
Umumnya warnet paling banyak terdapat/tersebar terutama di
kota-kota besar (ibukota propinsi, kabupaten, dan di kota-kota kecil sebagai
penyedia jasa untuk melayani kebutuhan masyarakat di daerah tersebut dalam
mengakses informasi. Kebanyakan warnet tersebar di dekat tempat pendidikan
seperti Universitas atau SMA. Warnet juga banyak terdapat di tempat-tempat umum
dimana orang bersosialisasi seperti Mal, Town Square, dan sejenisnya. Namun beberapa
dari tempat ini atau kafe-kafe tertentu di tempat ini memberikan jasa internet
berupa koneksi Wifi (hotspot) yang biasanya gratis karena sudah satu paket
dengan biaya yang kita keluarkan saat minum atau makan. Biasanya pengujung akan
mendapat akun untuk memakai internet.
Aplikasi Warnet
Ada beberapa aplikasi warnet yang bertujuan mencatat siapa yang
masuk dan berapa lama dia memakai komputer.
-
Manual
adalaha cara aplikasi yang palig sederhana dan tradisional dimana penjaga
warnet mencatat penggunaan internet menggunakan kertas. Salah satu
kekurangannya adalah penjaga warnet yang memutuskan apakah konsumen harus
membayar lebih atau tidak. Karena beberapa masalah seperti konsumen gagal
memakai komputer tapi tagihan bayaran tetap jalan.
-
Aplikasi
Berbasis Jaringan adalah aplikasi otomatis dalam jaringan dimana perhitungan
dilakukan saat pengguna memasukkan identitas. Aplikasi ini lebih memudahkan
penjaga karena terdapat fungsi-fungsi lainnya setelah mencatat waktu seperti
memberi diskon atau mengendalikan komputer dari jarak jauh.[4]
Manfaat Warnet
Manfaat warnet tidak terlepas dari manfaat adanya internet itu
sendiri. Terlebih dalam dunia pendidikan, internet dapat digunakan sebagai
sumber belajar. Proses Belajar adalah
proses untuk merubah dari yang tidak tahu menjadi tahu. Maka didalam belajar terdapat informasi-informasi (pengetahuan)
yang harus diberikan kepada peserta didik. Untuk memperoleh informasi harus
dicari dari sumber sumber informasi. Salah satu sumber informasi adalah internet. Internet adalah pusat informasi yang multi bidang. Semua aspek
kehidupan baik yang berdampak positif maupun negatif dapat diakses dan diperoleh dari internet. Oleh karena itu dalam pemanfaatan internet kita harus memiliki filter
keimananan serta moralitas yang baik untuk menyeleksi informasi yang akan kita
peroleh.[5]
Warnet digunakan untuk bermacam-macam tujuan, bagi pelajar, dan
mahasiswa warnet banyak digunakan untuk:
-
Mengerjakan
tugas atau pekerjaan rumah
-
Melakukan
riset
-
Menulis
skripsi
-
Bermain
permainan daring
Bagi
masyarakat umum warnet digunakan untuk:
-
Memeriksa
kiriman surat elektronik terbaru
-
Melamar
pekerjaan
-
Bersosialisasi
dan berkomuikasi (chatting)
-
Sarana
menikmati hiburan, dan lain sebagainya
Masalah Dalam Warnet
Warnet sendiri tidak terlepas dari berbagai masalah seperti:
-
Pornografi.
Banyak negara memandang internet adalah salah satu media dimana pornografi
dapat diakses oleh pengguna. RRC contohnya telah mengontrol hal ini dengan
ketat dan dianggap efektif. Hal ini
dikarenakan medianya yang visual dan kemudahan untuk megunduh berkas seperti
film yang mengadung fotografi dalam bentuk AVI (terbesar) hingga 3gp untuk
kapasitastelepon genggam.
-
Pengunduhan
program-program komputer ilegal atau program-program komputer yang sudah di
kodenya sudah dipecahkan ulang, atau dikenal juga sebagai Cracker APP/WAREZ.
-
Penyebaran
virus atau worm. Virus/Worm ini mnyebar melalui situs, dokumen yang diunduh
dari surat-e, flashdisk, dan lain sebagainya.
-
Perjudian
dalam jaringan.
-
HAKI
dalam penggunaan perangkat lunak oleh
warnet tersebut. Namun beberapa warnet juga sudah menggunakan perangkat lunak
sah baik dengan membeli izin proprietary maupun menggunakan perangkat lunak
bersumber bebas (Open Source) seperti Linux. Software Linux yang populer
di warnet seperti Ubuntu, IGOS, SimplyMepis, Suse dan lain-lain.
-
Kejahatan
melalui jaringan seperti penipuan, scam, penyedia layanan game online
seperti Real-Money Trans, Botting, Cheat hingga manipulasi karakter
seperti penipuan.[6]
[1] http://batikyogya.wordpress.com/2008/09/09/pemanfaatan-internet-sebagai-sumber-belajar/, diposkan pada
09 September 2008 oleh Noor Fitrihana, diunduh pada
04 Mei 2013, pukul 13.00 WIB
[2]http://warnetpintarmu.blogspot.com/2012/11/internet-sebagai-media-pembelajaran.html, Diposkan oleh Warnet Pintar MU pada Sabtu, 17 November 2012
pukul 18.47 WIB
[3] http://is.m.wikipedia.org/wiki/Warung_Internet, diposkan pada
06 April 2013, pukul 00.37 WIB, diunduh pada 04 Mei 2013, pukul 14.00 WIB.
[4] http://is.m.wikipedia.org/wiki/Warung_Internet, diposkan pada
06 April 2013, pukul 00.37 WIB, diunduh pada 04 Mei 2013, pukul 14.00 WIB.
[5] http://batikyogya.wordpress.com/2008/09/09/pemanfaatan-internet-sebagai-sumber-belajar/, diposkan pada
09 September 2008 oleh Noor Fitrihana, diunduh pada
04 Mei 2013, pukul 13.00 WIB
[6] http://is.m.wikipedia.org/wiki/Warung_Internet, diposkan pada
06 April 2013, pukul 00.37 WIB, diunduh pada 04 Mei 2013, pukul 14.00 WIB.