0
Ketika ku kecup cinta Tuhan
Posted by dunia rere
on
10:37 AM
in
Puisi Ku
Tentang sebuah tragedi, yang mengingatkan betapa Tuhan punya segala kuasa.
Tentang sebuah kisah pahit, yang mengingatkan betapa kita begitu lemah tanpa kehendak-Nya.
Siapa Dia yang berkuasa dan berkehendak?
Dia Tuhanku,
Tuhan yang telah meniupkanku ruh kehidupan,
Tuhan yang mengajarkanku arti sebuah penyembahan sang hamba,
Tuhan yang menetapkanku pilihan berharga dan terbaik.
Ya benar, Dia adalah Tuhan yang begitu luar biasa
Bahkan cahaya-Nya mampu memeluk segala semesta dunia
Tentang sebuah bahagia, yang mengubah fikirku pada keabadian hidup di kehidupan kedua bersama-Nya
Tentang sebuah senyum, yang mengubah hatiku untuk selalu memeluk-Nya.
Ya, hanya Dia
Sang pembawa suka maupun duka
Sang pembawa hidup dan mati
Karena kuasa-ya, aku memang pantas meminta pada-Nya
Meminta dalam hening doaku
Karena kebesaran-Nya, aku memang pantas bersujud pada-Nya
Bersujud, bersujud, dan bersujud
Mengecup lembut kasih dan sayang-Nya
Dia Tuhanku,
Tuhan Allahku.
Tentang sebuah kisah pahit, yang mengingatkan betapa kita begitu lemah tanpa kehendak-Nya.
Siapa Dia yang berkuasa dan berkehendak?
Dia Tuhanku,
Tuhan yang telah meniupkanku ruh kehidupan,
Tuhan yang mengajarkanku arti sebuah penyembahan sang hamba,
Tuhan yang menetapkanku pilihan berharga dan terbaik.
Ya benar, Dia adalah Tuhan yang begitu luar biasa
Bahkan cahaya-Nya mampu memeluk segala semesta dunia
Tentang sebuah bahagia, yang mengubah fikirku pada keabadian hidup di kehidupan kedua bersama-Nya
Tentang sebuah senyum, yang mengubah hatiku untuk selalu memeluk-Nya.
Ya, hanya Dia
Sang pembawa suka maupun duka
Sang pembawa hidup dan mati
Karena kuasa-ya, aku memang pantas meminta pada-Nya
Meminta dalam hening doaku
Karena kebesaran-Nya, aku memang pantas bersujud pada-Nya
Bersujud, bersujud, dan bersujud
Mengecup lembut kasih dan sayang-Nya
Dia Tuhanku,
Tuhan Allahku.
Posting Komentar