0

Lirih Mauku

Posted by dunia rere on 10:07 AM in
Di senja sore ini, ku coba hadirkan seribu alasan mengapa aku ingin selalu melihatmu,
Tapi nyatanya, tak satu alasanpun yang bisa ku terka,
Aku hanya bahagia ketika duduk di sampingmu,
Aku bahagia ketika melihat senyum manismu,
Semuanya, asal ada kamu,
Bahkan malam-malamku terasa pilu dan gelap,
Gelap tak ada cahaya,
Dan aku katakan, langit gelap bukan karena tak ada bintang,
Namun karena kamu tak ada di sisiku,
Itulah malamku,
Malam yang ingin terus ku lukis dengan hadirmu,
Aku ingin kamu selalu dalam lirih mauku,

Untaian puisi ini mengingatkanku kepada seseorang. Seseorang yang telah mewarnai hari-hariku dan melukis indah di setiap perjalanan hidupku. Ya, dia adalah kekasihku. Kekasih yang telah memberikan banyak pelajaran hidup dan motivasi diri menjadi lebih baik. Seorang kekasih tersayang yang entah kapan kita memulai diri untuk saling menyebut kekasih. Karena yang kita tahu, kita adalah sahabat dan kawan. Sahabat dan kawan yang saling menyayangi dan memutuskan mimpi untuk akan selalu menyayangi selamanya. Seorang sahabat dan kawan yang saling mencintai dan melebarkan mimpi untuk hidup bersama hingga akhir masa. Ya, kita adalah sahabat dan kawan yang benar-benar sejati. Kita menyayangi dan mencintai, meski dalam diam. Diam kepada seluruh khalayak di sekitar kami, dan diam kepada seluruh teman di lingkungan kami. Namun kami tak pernah diam kepada Tuhan yang telah menciptakan rasa sayang nan cinta ini, yakni Allah SWT. Setiap waktu, untaian doa kami panjatkan semoga Tuhan memberikan jalan terbaik untuk kami bisa saling menjaga hubungan dan melanjutkan hingga ke mahligai pernikahan yang suci nan diridhai Allah SWT. Aamiin.

|
0

Cerita Sahabat Dunia Mayaku

Posted by dunia rere on 9:43 AM in
Setiap katamu adalah harapku,
Yang selalu inginkan dirimu kembali,
Kau diam seakan tak peduli,
Dengan hati yang menunggumu di sini,
Tolong dengarkanlah hati,
Yang selalu inginkan dirimu,
Jika kau ingin kembali bersamanya,
Coba kau ingat saat bahagia denganku,
Dan jika kau tak inginkan lu di sisimu,
Tolong jangan pernah kau benci aku,
Selamanya.....

Puisi ini adalah persembahan dari kawan dunia maya ku. Namanya Aini Tanu Negara, seorang lelaki yang berwajah Jawa namun bermata sipit layaknya seorang China. Seorang kawan yang akrab denganku sedari ku SMA. Berbagai hal kami lakukan dan banyak cerita kami utarakan. Namun, hanya satu hal yang tak pernah kami dapat yaitu sebuah pertemuan. Yah, memang dia adalah sahabat mayaku. Hadirnya terasa ada, namun raganya tak ada.

Lucu memang, selama bertahun-tahun menjalin komunikasi akrab dengannya, namun tak pernah bertemu secara langsung sekalipun. Terkadang memang penasaran dengannya dan berharap bertemu secara langsung, namun kesempatan belum berpihak kepada kami.

Kami banyak bercerita dan curhat. Seakan layaknya seserang yang telah mengenal akrab, berbagai curhatan pun sudah biasa kami lakukan. Entah itu, masalah hobby, kesenangan hidup, keinginan, harapan, mimpi, keseharian, pekerjaan, perkuliahan, ilmu wawasan, ilmu agama, keluarga, bahkan percintaan pula. Tanpa beban, kami saling bertukar cerita dan saling memberi solusi. Yah, memang dia adalah sahabat mayaku dan sahabat terbaikku. :)

|

Copyright © 2009 Dunia Rere All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.